Sudah Sampai Tingkat Apa Pemahaman Ilmu Agamamu?

Ketika dalam suasana euphoria akan kelulusan dari salah satu universitas atau sekolah tinggi favorit….

Pernahkah kita sejenak berfikir…!

Hasil yang didapat berupa ilmu dunia tingkat tinggi ini, apakah sudah sebanding dengan pendalaman dan pemahaman kita terhadap ilmu agama??

 

tingkatan ilmu agama

 

  • Jika ilmu agama kita LEBIH BAIK, maka itu merupakan karunia yang patut disyukuri…
  • Jika ilmu agama kita SEBANDING, maka itu sudah cukup lumayan…
  • Namun jika pemahaman dan pendalaman terhadap ilmu agama TERAMAT SEDIKIT dan jauh dibandingkan ilmu dunia, maka segera PERBAIKI DIRI… demi kebaikan kita bersama…

 

Karena ilmu dunia, hanya bermanfaat jika ilmu yang dipelajari tersebut itu baik, dan ketika bisa dirasakan hasilnya, baik oleh diri sendiri maupun orang lain.

Akan tetapi ilmu agama, jauh lebih bermanfaat, yang bisa dirasakan :

  1. Mulai dari proses kita mempelajarinya (tholabul ‘ilmi),
  2. Dari proses kita mengamalkan dan mengajarkannya kembali,
  3. Dan dari orang-orang yang mengamalkan segala kebaikan yang kita ajarkan (amal jariyah).

 

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

 

Jika seorang manusia mati maka terputuslah darinya amalnya kecuali dari tiga hal; dari sedekah jariyah atau ilmu yang diambil manfaatnya atau anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim no. 1631)

 

Mari sama-sama kembalikan semangat dan ambisi kita untuk memperdalam pemahaman ilmu agama Islam. Keluarkan effort maksimal (waktu, tenaga hingga materi) agar Allah menolong kita dalam memahami ilmu agama Islam, serta agar ilmu yang didapat bisa menjadi lebih berkah.

Kita merasa tidak keberatan ketika harus membayar puluhan bahkan ratusan juta rupiah hanya untuk bisa lulus dari salah satu universitas unggulan…

Tapi kita merasa berat saat harus mengeluarkan uang untuk membeli kitab para ulama, untuk ongkos ke tempat kajian, untuk kencleng yang lewat di hadapan kita, serta biaya lain yang harus dikeluarkan ketika menghadiri majelis ilmu…

Satu hal lagi… Ketika kita tergugah untuk kembali semangat dan siap berkorban dalam memperdalam ilmu agama, bisa jadi itu salah satu petunjuk bahwa Allah menghendaki kebaikan untuk diri kita…

 

Dari Mu’awiyah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّينِ

 

Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037)

 

Dan sampainya tulisan ini ke hadapan Anda, merupakan jalan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai pengingat. Yang mudah-mudahan Allah menggerakkan hati antum untuk kembali memaksimalkan ikhtiar dalam menuntut ilmu agama Islam.

Silahkan bagikan juga tulisan ini kepada saudara antum untuk diambil faidahnya, yang mudah-mudahan bisa mendatangkan pahala berlipat ganda untuk antum.

 

Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya, hadits dari sahabat Uqbah bin ‘Amr bin Tsa’labah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

 

من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه

 

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).

 

***

 

Bagi antum yang belum punya jadwal kajian Islam yang bisa dihadiri, silahkan untuk hadir di kajian rutin yang diselenggarakan oleh Yayasan Imam Malik Bandung yang bertempat di Mesjid Ash-Shiddiq.

Informasi lebih detail tentang jadwal kajian rutin tersebut bisa dibaca DISINI

Akhir kata… Semoga bermanfaat dan mari sama-sama maksimalkan ikhtiar untuk mendalami ilmu agama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: