Tanda Serius ialah dengan Menikahinya, bukan dengan Cokelat

Hari-hari yang ditunggu oleh para pemuda-pemudi masa kini yang salah dalam bergaul yaitu merayakan hari Valentine lalu diklaim sebagai hari kasih sayang yang hanya ditukar dengan sebuah cokelat.
Padahal pada hakikatnya, sudah banyak tesebar pula mengenai kisah sesungguhnya bahwa asal-usul Valentine itu hukumnya haram.

Ialah sepasang muda-mudi yang banyak tertipu daya oleh hawa nafsu syahwat, sang pemuda mengungkapkan pembuktian cinta hanya dengan sebuah kejutan romantis berbalut dengan kata puitis yang sebenarnya hanyalah bayangan semu. Tak hanya itu, memberikan buah tangan terbungkusi cokelat dan sepenggal kalimat oleh pemuda-pemudi menjadi melayang terbang tinggi ke angkasa.

Sedangkan, sang pemudi merelakan sebuah kegadisannya demi membuktikan sebuah kasih sayang yang seharusnya itu dipersembahkan hanya untuk suami halalnya kelak.

Tanda Seriusnya ialah dengan Menikah

Apabila Anda mengaku cinta kepadanya tetapi tidak segera menikahinya maka itu merupakan cinta kasih sayang yang hanya menjelma pada pandangan mata berfatamorgana. Walaupun diumbar ialah sajak romantis, foto bareng dengannya, sentuhan lembut belaian yang mengalahkan sejuknya tetesan embun, semuanya jika tanpa pernikahan maka itu tipu daya.

Mengapa demikian?

Karena orang yang paling mengetahui hakikat pembuktian cinta yaitu dengan Menikah.
Rasulullahﷺ bersabda:

لم ير للمتحا بين مثل النكاح

Tidak diketahui [yang lebih bermanfaat] bagi dua orang yang saling mencinta semisal pernikahan” [HR. Ibnu Majah no. 1847, Al-Hakim 2/160, Al-Baihaqi 7/78 dishahihkan oleh Al-Albani dalam As- silsilah As-shahihah no. 624]

Ulama pakar hati, yakni Ibnu Qayyim Al-Jauziyahرَحِمَهُ اللهُ  berkata:
Sungguh para dokter yang lainnya bersepakat dalam pandangan orang-orang yang berakal mengenai pengobatan, bahwa obat dari penyakit ini (mabuk cinta) adalah bertemunya dua ruh dan menempelnya dua badan (menikah).” [Raudhatul Muhibbin hal. 212, Darul Kutub Ilmiyah, Beirut, 1403 H, Asy-Syamilah]
Perlu diingatkan bahwa, pembuktian cinta yaitu dengan Menikah!

Cinta Dini dan Lelehan sebuah Lilin

Pada sebagian manusia terpedaya dengan cinta dini, cinta yang belum ditakdirkan waktunya untuk diturunkan dari langit. Tetapi, nafsu telah mendominasi serta menarik paksa sehingga ia menjadi turun secara tertatih. Cinta seadanya pun menjadi terpaksa bertahan hidup. Atau bisa menjadi lenyap ditelan bumi dalam beberapa saat karena ia lahir sebelum batas waktunya, yaitu pernikahan.

Cinta yang diungkapkan adalah cinta seumur hidup, namun pada asalanya belum mempunyai status yang jelas dan tidak ada simpul dokumen yang sah dari negara. Cinta yang tulus pada diri dan jiwanya padahal ia hanya cinta sebatas kecantikan rupa, kedudukan, hartanya. Apabila kecantikan akan berlomba dengan usia, maka kecantikan akan pudar serta hilanglah rasa cinta. Kemanakah rayuan manismu yang dulu kau ungkapkan setiap hari, kemanakah buah tanganmu yang dulu, kemana lagi roman picisan. Apakah telah meleleh dan sirna lebih cepat daripada lelehan sebuah lilin yang membakar dan melenyap diri sendiri?

Mereka mengatakan bahwa cinta seumur hidup? Jikapun benar, apabila umur telah menjadi perkara oleh malaikat maut, maka usailah cinta, hanya sekedar menjadi sejarah di dunia yang sebentar lagi momen ini dilupakan oleh generasi selanjutnya sudah menanti.

Karena di dunia ini semuanya akan lenyap dan sirna, termasuk cinta yang paling mentok ujung-ujungnya pada dunia saja. Allah  عَزَّ وَ جَلَّى berfirman:

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ

Semua yang ada di bumi itu akan binasa.” (QS. Ar Rahman: 26)
Dan, bisa jadi apabila saling mencintai tanpa dilandasi dengan landasan cinta kepada Allah maka akan saling bermusuhan di Akhirat, Allah  عَزَّ وَ جَلَّى berfirman:

الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa” (QS. Az Zukhruf: 67)
Duhai para pemuda-pemudi yang sedang mencari cinta, apakah ini cinta yang kau cari? Cinta yang hanya berlaku dalam sehari saja? Atau, hanya berumur semalam dalam Valentine?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: