Program Pembagian Ifthar Shaum

Program Pembagian Ifthar Shaum

Bismillah…

Tidak terasa kita sudah tiba di penghujung Ramadhan tahun ini. Tinggal beberapa hari tersisa dari Ramadhan, yang sepatutnya dimanfaatkan secara maksimal untuk meraih berbagai keutamaan dan pahala melalui berbagai ibadah yang disyari’atkan.

Salah satu ibadah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan atau melipatgandakan pahala di bulan Ramadhan adalah dengan memberikan makanan berbuka untuk mereka yang berpuasa. Sebab dalam sebuah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata :

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” [HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192, dari Zaid bin Kholid Al Juhani. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.]

 

Tentang Program Pembagian Ifthar Shaum

Dalil yang disampaikan di atas menjadi latar belakang Yayasan Imam Malik Bandung menyelenggarakan Program Pembagian Ifthar Shaum, dengan detail sebagai berikut :

  1. Insya Allah akan dibagikan paket ifthar shaum berupa makanan berat sebanyak 100 paket/hari,
  2. Program ini dilaksanakan selama 10 hari (sejak tanggal 21 Ramadhan hingga akhir Ramadhan),
  3. Target pembagian adalah jama’ah Masjid Ash-Shiddiq dan masyarakat sekitar Yayasan Imam Malik Bandung, di Jl. Kebon Gedang Gatot Subroto Bandung.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala meridhai program yang direncanakan hingga akhir Ramadhan ini, memberikan pertolongan-Nya selama pelaksanaannya, serta memberikan balasan terbaik kepada pihak-pihak yang berpartisipasi di dalamnya. Aamiin ya rabbal ‘alamin.

Berikut adalah beberapa dokumentasi yang diambil ketika pembagian ifthar shaum :

 

pembagian ifthar shaum

pembagian menu buka puasa

 

 

Tujuan Program Pembagian Ifthar Shaum

Adapun tentang tujuan program ini, maka hanya 2 yang diharapkan, yakni :

  1. Memberikan sedikit senyum dan kebahagiaan bagi mereka yang menerima menu ifthar shaum yang dibagikan, terlebih di saat wabah Covid-19 seperti saat ini,
  2. Berharap agar Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan pahala berlipat bagi orang yang ikut mendukung program ini, baik untuk mereka yang memberikan pengorbanan waktu, pengorbanan tenaga, serta pengorbanan harta melalui donasi yang diberikan.

 

Ajakan Berpartipasi

Sejak hari ke-13 Ramadhan, Yayasan Imam Malik Bandung sudah menginformasikan ajakan Donasi Buka Puasa yang dibagikan di akun sosial media seperti FB, Telegram, IG dan grup WhatsApp.

donasi buka puasa

Dan melalui informasi ini, kami menyampaikan kembali bahwa program tersebut masih dibuka serta mengajak siapapun untuk berpartisipasi dalam donasi buka puasa ini, sehingga program Pembagian Ifthar Shaum bisa terselenggara dengan lebih maksimal, insya Allah.

Bagi yang mau berpartisipasi, silahkan lakukan transfer ke rekening :

Bank Syariah Mandiri (Kode Bank 451)
7083-299-325 atas nama Yayasan Imam Malik Bandung
(mohon sertakan kode unik 4 di nominal akhir)

Untuk konfirmasi, silahkan hubungi 0812-2262-0505 dengan format :

Nama # Alamat # Jumlah Donasi # Ramadhan

Contoh :

Ary # Jl. Teratai 04/08 Bandung # 1.000.004 # Ramadhan

 

Penutup

Demikianlah informasi yang bisa kami bagikan tentang Program Pembagian Ifthar Shaum Yayasan Imam Malik Bandung. Semoga bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan bersama-sama.

Akhir kata, perkenankan kami untuk menyampaikan sebuah hadits tentang mustajabnya do’a orang yang berpuasa ketika berbuka :

عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ »

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya do’a orang yang berpuasa ketika berbuka tidaklah tertolak.” (HR. Ibnu Majah no. 1753. Dalam sanadnya terdapat Ishaq bin ‘Ubaidillah. Ibnu Hibban memasukkan perowi ini dalam perowi tsiqoh. Perowi lainnya sesuai syarat Bukhari. Hadits ini dikuatkan dengan hadits sebelumnya yang telah disebutkan. Lihat catatan kaki Zaadul Ma’ad, 2: 49-50)

Melalui keterangan hadits di atas, tidak ada salahnya apabila kita berharap kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, bahwa akan ada do’a yang terucap di lisan orang-orang yang menerima paket ifthar shaum ini, yakni berupa kebaikan dan keselamatan bagi kita yang menjadi wasilahnya, karena do’a tersebut merupakan do’a mustajab yang tentu akan membahagiakan kita semua, insya Allah.

Barakallahu fiikum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *